Sunday, May 30, 2010

saya takut

saya takut
saya takut ketika menyadari
bahwa sekarang rasa sayang saya pada anda begitu banyak
banyaaaak sekali
sampai kadang saya bingung harus memprioritaskan yang mana

saya takut
saya takut ketika banyak orang mendoakan saya
mendoakan agar saya menjaga anda
agar saya dan anda tidak hanya menjadi sebatas kisah remaja SMA

saya takut
saya takut saat anda juga mengatakan bahwa anda merasakan hal yang sama
bahwa anda juga sangat menyayangi saya
bahwa anda ingin menjaga saya selamanya

saya takut
saya takut ketika saya 'dibangunkan' oleh realita
bahwa masih banyak yang harus saya kejar
selain....
anda

saya takut ketika ada orang-orang menasehati saya
untuk menyiapkan kasur yang 'tebal'
untuk alas
agar saya tidak terlalu sakit
kalau nanti pada akhirnya
saya harus 'terjatuh'

saya takut
saat mengetik ini semua
saya takut untuk membayangkan bahwa
ketika suatu saat saya bangun pagi
lalu anda sudah tidak ada disamping saya

saya takut
karena saya terlalu sayang pada anda

saya takut
karena yang bisa saya lakukan hanya membuang air mata saya
ketika menyadari bahwa saya sangat sayang pada anda

saya takut bagaimana caranya menjaga anda
mungkin lebih tepatnya menjaga rasa sayang anda
karena bagaimanapun juga
anda itu adalah makhluk Tuhan
yang mempunyai kecenderungan untuk mendua

saya takut, karena saya sangat sayang pada anda

*101209*


Saturday, May 29, 2010

MUST READ (PART III)

sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

karena, aku tahu bahwa semua yang ada, menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian

dapat benar-benar memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja

lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,

hatiku seperti tak ditempatnya

dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang

Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang

pada kesetiaan yang telah kau ukir,

pada kenangan pahit manis selama kau ada

Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini

Mereka mengira, akulah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia padahal kecenderunganku adalah mendua,

tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehinggga aku setia

kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini

SELAMAT JALAN, KAU DARI-Nya, dan KEMBALI PADA-Nya

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan, calon bidadari surgaku


-BAHARUDDIN JUSUF HABIBIE-

29MEI2010

in the short conversation today :


"ngeliat senyum kamu itu kayak kehausan ditengah padang sahara terus tiba-tiba dikasih air dingin"

"kalo se-tai tai nya kamu gak ngasih apa apa pas ultah aku, dan kamu cuma bilang happy birthday dengan senyum kamu, itu juga udah lebih dari cukup kok buat aku"

"aku bingung banget deh waktu kamu murung terus dan jarang senyum, aku langsung muter otak lho gimana caranya mengembalikan senyum kamu"




see? it's just about smile. MY smile. it means everything for you and I melted to hear that. you do know how to make my love increase for you each day .. hope that that happy ending will welcome us someday :) :) :)

I love you, I do
101209

Wednesday, May 26, 2010

MUST READ (part II)

okeee singkat kata singkat ceritaaa gue dibangunin lagi jam 7 pagi daaaaan berangkatlah gue dan ayah gue ke harkit ...

nyampe di harkit, parkir mobil terus daftar bayar bla..bla..bla.. diarahkanlah oleh kasirnya kalo poli THT itu di lantai duaa ...

meluncurlah ayah gue ke lantai dua sementara gue nya ditinggal di meja kasir . (kadang-kadang guee ga ngerti deh jalan pikiran beliau u,u)

yaudah gue nyusul ajaa kan sendirian setelah sebelumnya sempat ke kantin dulu lagilagi SENDIRIAN buat beli minum karena ayah guee udaaaaaah di atas -.-


pas gue masuk lobby nya lagi tiba-tiba :


"PERHATIAN PERHATIAN KEPADA ADIK APRILIA NURJANNATIN DARI KOMPLEK RRI NO.07 RT 010/06 KELURAHAN TANJUNG DUREN SELATAN, JAKARTA BARAT DITUNGGU AYAHNYA DI MEJA INFORMASI LANTAI 1"

HAAAADOOOH AYAAAAAAAAH pengeeeeeen deh ngejambak jambak rambut sendiri hshshs

akhirnya gue malu kan tuh ke meja informasi yaudah gue telpon ayah gue aja dan mengabarkan kalo gueeeeee udah di lantai dua ..

suasana di lantai dua

ayah: "adek kemana ajaaa sih??! ayah cariin juga, kalo jalan tuh nugguin ayah dong, jangan suka ninggalin gitu..."

gue: (makin mau ngejambak rambut)

ayah: "ayah kan takut adek kenapa napa...."

gue: (mulai melted)

ayah: "iya ayah takut kamu kenapa napa kan telinga kamu lagi budeg ga bisa denger orang dengan jelas nanti kalo kamu diapa apa in gimana sama tukang parkirnya...."

gue: (freeze. mencoba introspeksi diri kenapa Allah memberikan gue ayah yang SANGAT perhatian -__-)

ayah: "haaah yaudahlah kita tunggu aja dokternya. kita dapet nomer 8"

gue: (lagi ngejambak jambak rambut lhoo? engga engga hahaha)

karena ternyata di ruang tunggu itu gue gak sendirian, dan ada ibu ibu yang juga bermasalah sama kuping deh kayaknya hihihi dengan segala inisiatif yang gue punya, gue sapalah itu ibu .

gue: "nomer berapa ibu?"

ibu itu: "7 dek"

gue: "oh berarti sebelum saya ya bu..."

ibu itu: (meringis)

gue: (????)

yaaak dan akhirnya peran utama pun datang!!! AYAH guee!!!!!!

ayah: "sakit apa bu?"

gue: (siap siap untuk segala kemungkinan terburuk -__-")

ibu itu: "gapapa pak"

ayah dan gue: "loh?"

ibu itu: (dengan wajah dhuafa nya pun dia berkata dengan santainya)
"engga kuping saya semalem cuma kemasukan anak kecoa aja pas tidur..."

ayah dan gue: (speechless)

suasana pun hening sejenak lebih tepatnya mencekam. dan betapa beruntungnya kami iernyata ibu itu melanjutkan ceritanya walopun tidak kami minta -..-

ibu itu: "iya jadi kan saya semalem tidur pak, dek tiba tiba kayak ada yang gigit gitu pas saya rasain eeeh ternyata anak kecoa deh kayaknya masuk ke dalem telinga saya dan sekarang kepala saya sama hidung saya sakiiiit banget pak, dek. nyerii....."

gue: "SAMA BU!"

wah ternyata kalo ada sesuatu yang masuk ke telinga itu pasti efeknya kepala langsung pusing dan hidung langsung nyeri deeh ckckck sabar ya buuuu ! hihihi~~~

segala macam prosesi pun terjadi dan ibu itu keluar dari ruang periksa .... sementara gue dan ayah gue masih terpaku mndengar cerita ibu tadi -__-

ibu itu pun menghampiri kami dan berkata sebagai salam perpisahan

ibu itu: "pak, dek saya duluan yaaa"

ayah: "ohiya bu mari silahkan, gimana telinganya?"

ibu itu: (memegang tissue) dan dengan antusiasnya dia membuka tissue itu di depan kami dan bener ajeeeeee didalemnya ada BAYI KECOA . astopiuloooh~~
"ini pak baby cocroach nya udah dikeluarin"

ayah: "wah diternak aja buu"

gue: (pengen pulang rasanya)

tiba-tiba ...

"APRILIA .... APRILIA.... APRILIA!!!!!!!!!!"

wah ternyata giliran gue nih masuk (degdegdeg)

suasana di dalam ruang periksa :

dokter cantik: "selamat pagi pak, dek..."

(brrrr ramah bangeeeet mana wangii lagiiii~~~)

ayah: "pagi dok..."

(sebenernya kadang kadang gue kasian deh sama dokter, mereka udah sekolah tinggi-tinggi tapi dipanggilnya dak dog dak dog aja hhihih ^^v)

dokter cantik: "kenapa ini pak telinganya...?"

ayah: "oh bukan saya dok, tapi ini putri saya"

gue: (senyam senyum ke dokter cantik~~~)

dokter cantik: "oh ini anaknya tooh yaAllah saya kira istrinya ...."

gue: (BLEEEEEEENG!!!! illfeel males manggil dokter cantik lagi ah!)

dokter yang ga cantik lagi: "kenapa dek?"

gue: "ini dok, jadi tadi pagi bla..bla...blaaaaa"

dokter yang ga cantik lagi: "oh tapi yang masuk cuma kapas nya doang kan yaa dek? gak sama gagang cotton bud nya kan yaaa?" (muka nya serius bangeeet demiAllah)

gue: (mulai meragukan kemampuan dokter yang udah ga cantik lagi ini)

ayah: "ya engga dong dok, kalo sama gagangnya nyeremin dong.."

gue: (aduh ayah udah deh diem aja)

tiba-tiba pluuuuuuk .

KAPASNYA KELUAAAAAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

dan itu gak sampe 10 DETIK ya tolooong -..- gak worth deh sama proses yang gue jalanin ah huhuhhu~~

yaudah setelah serangkaian proses selese akhirnya gue pulang daaan gak jadi ikut pelatihan OSN deeh padahal materinya lagi seru tentang saham dari BEJ lagi! ck



DAAN YANG PALING PENTING ADALAH ....



"gue jadi trauma ngebersihin kuping ckckc terus gimana doong??"


*the end*

Tuesday, May 25, 2010

MUST READ! (part I)

cerita ini berawal saat gue bangun pagi hari ini yaa sekitar jam 5 subuh laah. begitu dibangunin sama ayah dan alarm hp yang sebenernya gak kedengeran sama sekali, gue langsung ke kamar mandi daaan ambil wudhu ...

balik ke kamar daan "Allahu akbar..." (sholat shubuh ceritanya >,<") setelah selesai solat, gue ke meja belajar dan ngerapiin buku buat pelatihan OSN ekonomi di SMA 48 Jakarta Timur.


pokoknya semuanya berjalan normal deh sampai akhirnya ....

(gue merasa bahwa udah lama juga kayaknya gue gak korek kuping heem ini kuping rasanya udah gateel penuh congee' gimana gitcuuu~~)

berjalanlah gue ke meja kecil tempat ditaruhnya cotton-bud sama Ibu gue. gue ambil satu dan perlahan-lahan gue masukkan ke dalam lubang telinga guee

(srekosrekosrek brrr nikmaaaat~~ geli geli gimanee gitcuu~~)

yak disinilah letak permasalahannya ...

saat gue sampai di puncak kenikmatan dan merasa cukup dan harus menarik cotton-bud itu keluar .... (degdegdeg)

YAK SELAMAAAAT!!!

LOH LOH LOH?!






cotton-bud nya KOK tinggal batang nya doaang ...






LALU KAPASNYA KEMANAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA??!!!!!!



aaaaah baiklah ternyata "makhluk mungil, putih nan suci" itu tertinggal di dalam telinga gue -,,-"

dengan santai pun gue menghampiri Ibu gue dan menceritakan hal ini. alhasil Ibu gue panik dan mukul mukul tembok pake pisau dapur (??) eeh tapi seriusan soalnya dia lagi nyincang bawang buat sarapan hihi


ayah gue yang saat itu masih mendengkur juga kaget dan sontak bangun karena denger Ibu gue mukul mukul gue eeh tembok deng pake piso -.-

ayah: "kenapa dek? kenapa dek?"


gue: "ini lhooo yah ..."

ibu: (langsung memotong tanpa memberikan kesempatan)"kuping adek kemasukan piso yaah"

ayah: (berlutut sambil istighfar)

gue: (ini keluarga lebay banget deh ah -_-)"engga yah bukan kemasukan piso tapi kemasukan kapas cotton-bud"

ayah: "yaAllah ayah kira beneran kemasukan piso...!!!"

gue: (yamana mungkin dong ayaah kalo kemasukan piso pasti kan ada gagang pisonyaa keluar psst)

ayah: "bu coba ambil piso"

ibu: "haah??!buat apa yah?"

ayah: "yaa buat ngambil kapasnya laah"

gue: (!@#$%^&*)

ayah: "eeeh pinset deeng maksud ayah" (sambil ngakak)

gue: (WHAT THE ...??!!!!)

okee pinset pun sudah ditangan ayah gue daan ....

ayah: "kok kupingnya adek berbayang ya buu?"

gue dan ibu: (-____-")

ibu: "nih yah kacamatanya"

ayah: "oiya lupa pake kacamata deeng"

gue: (weh cepetan kaleee ini gue udah pusing*)

*eeh tapi seriusan yaa 5 menit setelah kemasukan kapas, pala gue langsung sakit bangeet sampe ke saluran napas sumpah itu lagsung nyeri ditambah lagi sama keluarga gue yang sangat "sigap" MENGOMENTARI bukan MENINDAKLANJUTI hahaha ...

oke ayah gue mencoba dengan sangat keras. saking kerasnya gue merasakan butiran keringatnya menetes di telinga eeeh tangan gue . dan saking kerasnya jugaa AKHIRNYA kapasnya pun masuk semakin dalaaam dan bukan keluar T.T akhirnya ....

ayah: "hah yaudahlaaah.."

gue: (udah mau nangis, jadi ayah gue nyerah segini aja nih)

tanpa berpikir panjang pun ayah gue langsung masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu kamar mandinya ..

gue dan ibu : (!@#$%^&*)

(jangan bilang ayah gue nangis karena dia merasa gagal terus .....)

aaaah tidaaak ibu gue langsung mengetuk ngetuk kamar mandi.


TIDAK ADA JAWABAN SAUDARA!!!!

adoh panik gue , dan ternyata 5 menit kemudian ayah gue keluar dan itu sumpah ya badannya wangi bangeeeeeeeet ...



oooh ternyata dia MANDI!!!!

nah nah terus KAPAS nya eeh GUE nya gimanaaaa ? -,-

berlanjutlah percakapan nan laknat ini ...

ayah: "ayoo cepetan mandi!"

gue: "lah emang mau kemana?"

ayah: "loh kok malah nanya kemana, ayok sekarang cepetan siap-siap ke harapan kitaaaa!!!!"

gue: (melirik jam daaan ini masih pukul 05.22) "emang harkit udah buka yah?"

ayah:(ikutikutan melirik jam dan satu...dua...tigaa...!!!!) "HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAH!!!!"

terdengar riuh gemuruh suara tawa bahagia dari sepasang suami istri yang sudah menikah hampir 26 tahun -,-

MEREKA KETAWA???!!

gatau juga apa yang diketawain pssst akhirnya gue memutuskan untuk lanjut bobo dan gatau deh tuh gimana kapasnya semoga aja ada wangsit dan kapasnya keluar sendiri ...

continue to PART II --->