Saturday, April 13, 2013

A SIMPLE HELLO COULD LEAD TO MILLION THINGS

And...THAT "SIMPLE HELLO" dimulai pada Rabu, 19 Desember Pukul 23:29 via BBM .... 

" Kak dipta! Statsos ngawasss dimana kakkk?"

dan berakhir pada THIS "MILLION THINGS" :
"The shape of a love is the same as your heart is, so tell me my heart is the same as yours is"
pada Jum'at 12 April 2013 :)

MY HEART IS THE SAME AS YOURS DUTTT!!! HAHAHA
Hope it won't last yaaaa!





Saturday, April 6, 2013

APRIL

Halo April!
Selamat datang lagi di hidup saya ....
Seperti biasa kamu datang untuk mengurangi sisa waktu saya ....
Waktu saya untuk kuliah, bermain, berorganisasi, berkumpul bersama orang-orang yang saya sayangi
yaaa but that's life

Now I prove that LIFE IS TIME = TIME IS LIFE

Every seconds in my life seems so precious now...

Semakin dewasa, memang semakin banyak tanggung jawab yang datang atau bahkan yang saya pilih untuk datang...
Dapat amanah baru sebagai Ketua Kelompok Studi Administrasi Fiskal 2013 membuat saya belajar untuk bisa membagi waktu untuk semua orang yang berharga di hidup saya dengan A.D.I.L
Entah sudah adil atau belum, tapi saya lakukan yang mampu saya lakukan...

Saya juga belajar bagaimana memisahkan pertemanan dengan profesionalisme...
Belajar lebih banyak mendengarkan, tetap tersenyum mendengar seluruh pendapat, kritik dan masukan yang masuk .... walau kadang me.nya.kit.kan.
hahaha tapi tenang, ini baru permulaan :)

Belajar memahami bahwa keputusan yang saya hasilkan memang tidak bisa menyenangkan dan memuaskan semua pihak, walaupun saya sangat ingin................
Belajar bahwa senyum mereka didepan saya berakhir pada umpatan dan kekecewaan dibelakang saya ....

Saya mohon maaf, tapi mari sama-sama belajar :)

Reformasi Pajak Lahir Dengan Empat Sasaran


      Reformasi pajak dimulai di Indonesia sejak akhir tahun 1983 dengan kebijakan Pembaruan Sistem Perpajakan Nasional (PSPN). Kebijakan ini merupakan upaya langsung pemerintah dalam mempengaruhi peningkatan angka penerimaan negara dalam APBN sehingga dapat dianggap sebagai salah satu kebijakan terpenting dalam rangka merombak kelemahan struktural APBN. PSPN sendiri muncul ketika pemerintah waktu itu menjalankan Pelita IV. Kelesuan perekonomian dunia, kemerosotan harga minyak bumi dan komoditi tradisional lain serta lemahnya daya saing produksi Indonesia menjadi alasan dikeluarkannya kebijakan PSPN ini.
            Reformasi perpajakan pada umumnya memerlukan waktu yang lama untuk dapat memperlihatkan hasilnya. Reformasi perpajakan memerlukan penyesuaian terhadap sikap, perilaku dan sistem nilai masyarakat terhadap pajak. Termasuk dalam “masyarakat” disini adalah aparat pajak dan birokrasi pemerintah lainnya. Pada dasarnya reformasi perpajakan ditujukan untuk peningkatan penerimaan negara dari sektor pajak. Namun perlu disadari bahwa peningkatan penerimaan pajak adalah untuk pembangunan. Oleh karena itu, pembangunan yang dilaksanakan harus taat azas dengan konsep yang telah disetujui yaitu trilogi pembangunan; pemerataan, stabilitas dan pertumbuhan.
            Di banyak negara yang mengadakan PSPN, pelaksanaan PSPN dalam lima tahun pertama biasanya difokuskan pada pemasyarakatan sistem perpajakan yang baru, dengan tujuan memantapkan basis pajak. Namun tidak demikian dengan yang terjadi di Indonesia. Pemerintah Indonesia dihadapkan pada berbagai tuntutan yang amat mendesak, yang mencakup tidak kurang dari empat macam sasaran; yaitu :
1. Pemasyarakatan PSPN dengan menguatkan basis pajak.
2. Meningkatkan penerimaan pajak guna mengatasi kelangkaan dana anggaran negara akibat kemerosotan penerimaan dalam negeri lainnya. Pada tahap awal pelaksanaan PSPN, sesungguhnya target nomor dua ini kontradiktif dengan targer nomor satu.
3. Memperbaiki citra aparat pajak.
4. Memperbaiki citra pajak itu sendiri dengan menghapus sindrom pajak yang telah diwariskan oleh penjajah selama lebih dari tiga abad.

Aprilia Nurjannatin
Ilmu Administrasi Fiskal
Universitas Indonesia

Sumber :
Prawiro, Radius, dkk. 1988. Prospek dan Faktor Penentu Reformasi Perpajakan. Jakarta: Yayasan Bina Pembangunan

Sunday, March 3, 2013

Saturday, March 2, 2013

perlu tidak?

saya sempat berpikir apakah kamu berhak untuk menjadi bagian dari cerita saya di dalam tong sampah ini?
apa kamu perlu dituliskan agar sewaktu-waktu saya ingat bahwa kamu pernah ada di hidup saya
entah sebagai apa namanya
yang saya tahu, kamu pernah datang untuk kemudian menghilang
sebegitunya tanpa jejak
kemudian yang saya tahu saat itu adalah saya harus "menghilang" juga
"menghilangkan" semua yang harusnya sudah hilang haha
 bingung ya?
ya karena kamu sebegitunya membuat saya bingung
dan eng ing eng 
guess what?
kamu datang lagi!
dan semua yang sudah saya hilangkan memaksa untuk ditorehkan lagi
kali ini lebih dalam
tolong!